banner 728x250

Pemkot Jaktim Gelar Sosialisasi SIMBG

JAKARTA, KONTRASNEW.com – Pemerintah Kota (Pemkot) mengadakan sosialisasi Penyelenggaraan Bangunan Gedung Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) dan Keandalan Bangunan Gedung, di Gedung Serbaguna Bambu Apus, Kantor Walikota Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin ini dihadiri kurang lebih 170 peserta.

Hadir pada kesempatan tersebut,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Timur, Wiwid Djalu Adji, Kepala Bidang Bangunan Gedung Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Timur Merry Morfosa, dan narasumber perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Giandika Mulya Muhammad, dan Asosiasi Kelaikan Bangunan Gedung Irwan Selo Pranoto.

Pada kesempatan itu Wali Kota Munjirin mengatakan, bangunan gedung yang andal harus memenuhi empat pilar utama yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan.

Munjirin melanjutkan, karena di tengah dinamika pembangunan yang begitu cepat, pemenuhan standar keandalan bangunan gedung menjadi prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar.

“Keandalan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif di atas kertas melainkan bentuk perlindungan nyata terhadap keselamatan jiwa, kenyamanan penghuni, serta ketahanan kota dalam menghadapi potensi risiko bencana dan kebakaran,” ungkap wali kota.

Wali kota pun mengatakan, seluruh aparatur penegak regulasi, pemilik bangunan, praktisi dan pengembang di wilayah Jakarta Timur harus memanfaatkan SIMBG secara maksimal dan mematuhi seluruh alur prosedur yang telah ditetapkan,

“Saya berharap melalui acara sosialisasi ini, saya berharap para peserta dapat memanfaatkan ruang diskusi ini untuk menyerap materi secara mendalam, memahami prosedur SIMBG terkini serta mengimplementasikan standar keandalan bangunan di Jakarta Timur,” ujar Munjirin berharap.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Timur, Wiwid Djalu Adji, berharap melalui sosialisasi tersebut, para pengelola gedung diharapkan dapat lebih memahami prosedur dan kelengkapan administrasi perizinan bangunan. “Selain itu, pemahaman dari aspek teknis juga menjadi fokus utama, khususnya mengenai keandalan serta kriteria keselamatan dan keamanan bangunan gedung,” ujarnya.

“Menanggapi arahan serta sambutan dari Wali Kota Jakarta Timur terkait maraknya insiden seperti kebakaran, kegiatan ini menekankan pentingnya sikap responsif (aware) dari pengelola gedung. Pengelola diharapkan tidak hanya berfokus pada fungsi bangunan, tetapi juga pada pemeliharaan rutin untuk mencegah potensi bahaya sejak dini serta mampu mengantisipasi dan mengelola situasi darurat jika musibah terjadi,” papar Wiwid.

Wiwid berharap dari kegiatan tersebut diharapkan adanya penyegaran pemahaman mengenai kriteria keandalan, keselamatan, dan kenyamanan gedung. Serta diharapkan seluruh bangunan di wilayah Jakarta Timur dapat terjamin kelayakan fungsinya serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penghuni maupun penggunanya.

 

Indra