banner 728x250

Drama Adu Pinalti, Indonesia Juara FIFA ASEAN CUP 2026

Presiden Prabowo bersama para pemain tim nasional Indonesia.

JAKARTA, KONTRASNEW.com-Setelah penantian yang cukup lama untuk meraih tropi juara, akhirnya tim nasional Indonesia menjadi juara dalam FIFA ASEAN CUP 2026 di edisi perdana.

Dalam final yang diadakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Indonesia berhasil kalahkan Thailand dalam drama adu penalti di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10/2026)

Indonesia dan Thailand sama kuat dalam 90 menit. Gol Dean James di menit 84 dibalas Sanron Iklas di di menit 87.

Lanjut ke extra time, kedua tim masih saling coba menekan. Indonesia, yang tak mau malu di depan pendukung sendiri, sempat mengancam lewat Kevin Diks, namun belum membuahkan hasil.

Sementara Thailand membalas lewat Jude Soonsup-Bell, yang juga belum menghadirkan gol. Tampak kedua tim sudah mulai kelelahan.

Hingga 15 menit pertama extra time selesai, belum ada gol tercipta lagi.

Di babak kedua extra time, Indonesia akhirnya memasukkan Rayhan Hannan untuk mengganti Ole Romeny. Serangan Indonesia jadi sedikit lebih hidup.

Pada babak perpanjangan waktu, Thailand berbalik unggul melalui Peeradol Chamraratsame pada menit ke-111. Indonesia kembali menyamakan kedudukan melalui Elkan Baggott pada menit ke-114

Indonesia coba menekan di sisa waktu, namun Thailand bisa bertahan. Skor 2-2 bertahan, dan laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam babak adu penalti, empat penendang Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya.

Sementara itu, dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattaphon Sayriya gagal mencetak gol. Tendangan Sarach membentur tiang, sedangkan eksekusi Sayriya berhasil ditepis Emil Audero. Indonesia pun akhirnya mengunci kemenangan dan memastikan gelar juara.

Hasil ini membuat Indonesia keluar menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana. Ini juga sekaligus jadi gelar perdana Garuda di level Asia Tenggara.

Serahkan Trofi

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin malam.

Sebelum penyerahan trofi, Prabowo dan Infantino terlebih dahulu mengalungkan medali kepada wasit, pemain Thailand, dan pemain timnas Indonesia sebagai rangkaian seremoni perayaan juara.

Saat mengalungkan medali kepada pemain Indonesia, Prabowo tampak berbincang cukup lama dengan sejumlah pemain, di antaranya Emil Audero, Ole Romeny, dan Kevin Diks.

Usai prosesi pengalungan medali, Prabowo dan Infantino bersama-sama menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada Kevin Diks selaku kapten Indonesia.

Prabowo kemudian tampak ikut berselebrasi ketika Diks bersama para pemain Indonesia lainnya mengangkat trofi tersebut sebagai tanda juara.

Dendam yang Lunas

Keberhasilan Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momen spesial bagi Elkan Baggott. Ini menjadi balas dendam manis sang pemain kepada Thailand.

Elkan membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Satu gol Elkan membawa Garuda menyeimbangkan kedudukan 2-2 di babak tambahan waktu.

Laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Elkan menjadi salah satu eksekutor yang sukses menjalankan tugasnya. Ini menjadi ajang balas dendam yang sukses setelah Elkan merasakan dikalahkan Thailand di final Piala AFF 2020.

“Pengalaman kekalahan di Singapura (final Piala AFF 2020) menyakitkan, jadi ini menjadi motivasi ekstra saya untuk menang,” kata Elkan seusai final FIFA ASEAN Cup.

“Ini adalah final, hari ini mereka 10 pemain, dan kami kebobolan dan mencetak gol di masa perpanjangan waktu. Sangat menyenangkan menjuarai turnamen ini dengan yang kami lakukan. Apalagi lawannya Thailand. Ini luar biasa,” ujarnya menambahkan.

Untuk diketahui, Elkan merupakan salah satu generasi pertama pemain keturunan di dalam tim saat ini. Setelah Enam tahun memutuskan membela Indonesia, Elkan akhirnya berhasil meraih gelar.

Elkan sempat diasingkan di era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dan akhirnya dipanggil comeback oleh John Herdman. Kedatangannya kembali ke Indonesia kini berbuah hasil manis.

“Terima kasih atas dukungannya, saat ini saya sangat bangga menjadi orang Indonesia. Terima kasih juga kepada John Herdman, tanpanya kami tidak akan survive,” ujar Elkan.

Elkan pun mengungkapkan Terima kasih kepada semua yang terlibat di balik layar. “Kami bertanding setiap 3 hari sekali itu tidak mudah, ada banyak persiapan dilakukan, dan kami harus siap setiap saat, ini kemenangan untuk semua tim dan staf,” ungkapnya.

Bangga kepada Para Pemain

Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman menyatakan bangga mengantarkan Indonesia mencetak sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

“Ini merupakan momen yang membanggakan bagi Indonesia. Trofi pertama dalam sejarah,” kata John Herdman dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin

Herdman mengakui pertandingan final itu laga yang sulit, seperti laga-laga final lain yang ia lalui bersama sejumlah tim lain.

Namun, ia mengakui bangga dengan semua pemain-pemainnya yang telah mempersembahkan gelar juara untuk bangsa dan negara.

Para pemain, kata dia, mencetak gol dan membantu tim menjadi kelompok yang solid.

“Itu misi kami. Tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, satu-satunya hal yang penting adalah mengangkat  trofi untuk kalian semua, untuk negara ini, dan membuat kalian bangga,” katanya.

Pelatih asal Inggris itu juga bangga terhadap dukungan suporter yang tetap bersama skuad Garuda sejak awal turnamen hingga laga terakhir.

“Terima kasih kepada semua orang yang datang malam ini dan memberikan dukungan kepada kami,” kata dia. ant, dtc,

 

ik