DEPOK, KONTRASNEW.com-Kami memastikan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) berjalan dengan baik. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan sekolah yang tergabung dalam RSSG telah melaksanakan kewajiban pembayaran SPP bagi siswa peserta program.
Demikian yang diungkapkan Wali Kota Depok Supian Suri usai membuka Pelatihan Pendampingan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk RSSG di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (15/12).
Wali Kota Depok, memastikan pelaksanaan program (RSSG) berjalan lancar. Program tersebut telah berlangsung selama semester pertama atau enam bulan.
Supian mengatakan, selain pembayaran SPP, Pemkot Depok juga telah membayarkan biaya buku dan Lembar Kerja Siswa (LKS) bagi peserta program RSSG. Langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.
“Pada awal pelaksanaan, bantuan hanya mencakup pembayaran SPP. Alhamdulillah, saat ini biaya buku dan LKS juga dapat dibayarkan. Ini menjadi ikhtiar tambahan kami dalam mendukung dunia pendidikan,” tuturnya.
Wali Kota Depok, menyampaikan masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi, antara lain kondisi infrastruktur sekolah serta pemerataan peserta didik dalam program RSSG.
“Dari 49 sekolah yang tergabung dalam program RSSG, terdapat dua sekolah yang belum mendapatkan murid. Hal ini menjadi bahan evaluasi. Selain itu, terdapat gedung sekolah yang dinilai belum representatif. Kami akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk tindak lanjut,” ungkapnya.
Wali kota menambahkan, pelaksanaan pelatihan pendampingan guru melalui kerja sama dengan UNJ menjadi salah satu upaya peningkatan mutu sekolah dalam program RSSG.
“Kegiatan hari ini bertujuan meningkatkan kualitas sekolah melalui pelatihan bagi guru-guru RSSG bekerja sama dengan UNJ. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar menghadirkan sekolah yang representatif dan guru berkualitas, sehingga output dan outcome pendidikan dapat tercapai,” tutur Supian Supian mengakhiri.
Indra

















