banner 728x250

Isu E-Coli Sempat Resahkan Warga, PDAM Manado Tegaskan Air Bersih Tetap Aman dan Teruji

Direktur utama Melky Taliwuna

MANADO, KONTRASNEW.Com – Kekhawatiran publik terkait dugaan pencemaran bakteri E-Coli pada air bersih akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari manajemen PDAM Wanua Wenang. Direktur Utama, Melky Taliwuna, memastikan bahwa hasil pengujian laboratorium menunjukkan kualitas air tetap dalam kondisi aman.

Dalam keterangannya, Melky menegaskan bahwa tidak ditemukan kandungan bakteri berbahaya dalam distribusi air kepada pelanggan. “Hasil uji laboratorium terakhir menunjukkan E-Coli nol di seluruh instalasi,” ujarnya, menepis kekhawatiran yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, proses pengawasan kualitas air dilakukan secara rutin dan berlapis, melibatkan pengujian internal serta pihak laboratorium independen. Pengujian terakhir yang dilakukan pada 25 September 2025 memperkuat hasil sebelumnya, yakni air yang didistribusikan masih memenuhi standar kesehatan yang berlaku.

Meski hasilnya dinyatakan aman, PDAM tidak berhenti pada pengujian tersebut. Sebagai langkah antisipatif sekaligus bentuk keterbukaan informasi, perusahaan daerah itu kembali melakukan uji ulang dengan melibatkan berbagai pihak eksternal. Di antaranya instansi kesehatan, akademisi, serta pengawasan dari DPRD Kota Manado.

“Kami ingin memastikan kepercayaan publik tetap terjaga. Karena itu, uji ulang dilakukan secara terbuka dan melibatkan lembaga independen,” kata Melky.

Dalam proses ini, PDAM juga bekerja sama dengan tenaga ahli dari Poltekkes Kemenkes Manado serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara untuk memastikan hasil yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, isu pencemaran E-Coli mencuat setelah sejumlah warga mempertanyakan kualitas air bersih yang mereka gunakan sehari-hari. Namun, berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, air dari PDAM dinyatakan masih layak konsumsi.

PDAM Manado pun membuka ruang komunikasi dengan pelanggan, termasuk menerima masukan dan laporan masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan ke depan.

 

*(fifa)