SRAGEN, KONTRASNEW.com – CSAR (Cah Sragen Anak Rantau) dimusim kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan saat ini, membuat sebagian wilayah utara Bengawan Solo yang meliputi Kecamatan Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen dan Jenar mengalami krisis air bersih atau kekeringan, sehingga warga yang tinggal di wilayah setempat yang kesulitan air bersih.
Keadaan itu sudah berlangsung selama 5 bulan ini mengering, sehingga beberapa desa mengalami kekurangan air bersih, menyaksikan keadaan tersebut, maka kelompok kaum muda yang tergabung di Tim Korwi l CSAR KAMHAL dengan koordinator, Roy Samudra secara gotong royong dan bahu membahu mengirimkan 5 tangki air bersih di 3 desa, di Kecamatan Tangen.
Setiap tengkinya memiliki kapsitas air 8000 liter. Hal ini dikirimkan untuk membantu warga yang mengalami kekeringan, yaitu 5 Dukuh yang terdiri dari tiga desa, masing-masing Desa Ngrombo, Sigit dan Denanyar . kepedulian CSAR berlangsung, pada Selasa ( 25/8/2026) pagi. Dengan kepedulian sosial CSAR ini mendapatkan apresiasi positif dari Camat Tangen, Supriyadi.
Ungkapan itu diutarakan Roy Samudra kepada sejumlah wartawan, disela-sela pembagian air tersebut. Ia menyampaikan, melihat kondisi yang memprihatinkan dan diderita warga setempat , sehingga CSAR langsung berindak cepat untuk melakukan bantuan. “Kami yang tergabung di CSAR menggelar bhakti sosial mengirim 5 tangki air bersih” katanya
Secara rinci disebutkan bantuan itu diberikan sesuai kebutuhanya, 1 tangki untuk warga Dukuh Pule (Desa Denanyar), 1 tangki untuk warga Dukuh Keyongan (Desa Sigit) dan 3 tangki untuk warga Dukuh Sanggrahan (Desa Ngrombo) ketiga Desa itu berada di Kecamatan Tangen. Roy juga menjelaskan, bahwa CSAR resmi secara legal dan berbadan hukum pada tahun 2013.
CSAR ini dipimpin oleh Sugino, selaku ketua umum dan Pariyo.H sebagai sekjen, mereka juga telah melakukan Bhakti sosial yang sama pada tahun lalu, dengan mengirimkan air bersih ke beberapa warga di wilayah Kecamatan Tangen dan Jenar. “Untuk tahun ini, kami bantu 5 tangki dan insyaallah kami agendakan akan menambah bantuan lagi, setelah mendapatkan peritah dari Pak Sugino ” tuturnya
Lebih jauh Roy mengatakan, bantuan air bersih ini sangat bermanfaat dan mendapatkan respon baik dari warga setempat. Buktinya, warga Dukuh Sanggrahan RT 03, Desa Ngrombo, saat melihat mobil tangki berisi air bersih muncul, warga yang sudah menyiapkan penampuangan air, terbuat dari terpal langsung berbondong-bondong mendekat dengan membawa galon, ember, jerigen untuk mengambilnya.
Hal ini dini dilakukan, kata Roy Samudra, bisa menjadi contoh kelompok, organisasi, bahkan pemerintah agar melakukan hal yang sama, yakni saling bahu membahu untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah. “Hal seperti ini sudah sering kami lakukan, kami juga memiliki jaringan anggota yang tinggal di dalam neg eri maupun dan luar negeri” jelasnya .
(Hong)

















