banner 728x250

Kehadiran Jokowi dalam Reuni Alumni FK UGM Angkatan 80 Tuai Cibiran

Para alumni UGM foto bersama

JAKARTA, KONTRASNEW.Com – Kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam acara reuni alumni Fakultas Kehutanan (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980, pada Sabtu (26/7), memicu sorotan warganet. Sejumlah pihak menilai kehadiran Jokowi tersebut sekadar simbol di tengah polemik isu ijazah palsu.

Namun, pihak kampus dan panitia menyebut acara itu murni ajang temu kangen alumni tanpa muatan politik apa pun. Acara yang bertajuk ‘Reuni SPIRIT ‘80: Guyub, Rukun, Migunani’ ini berlangsung hangat dan penuh nostalgia di kampus Fakultas Kehutanan UGM.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, mengapresiasi nuansa hangat dan penuh solidaritas dalam acara tersebut. Ia pun turut menyambut kehadiran Jokowi dalam acara tersebut.

“Kehadiran Bapak dan Ibu alumni di sini menandai perjalanan panjang angkatan 1980. Secara khusus kami merasa terhormat, Bapak Jokowi bisa hadir di tengah-tengah kita. Harapannya acara ini bisa terus memperkuat tali silaturahmi alumni,” kata Sigit Sunarta sebagaimana dikutip dalam siaran pers UGM, Selasa (29/7).

Sementara, Ketua angkatan 1980, Arif Hidayat, menegaskan reuni ini telah lama dirancang dan murni ditujukan sebagai ajang silaturahmi. Ia menampik acara tersebut bernuansa politik.

Arif mengapresiasi kehadiran para alumni yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia bernostalgia, dirinya bersama rekan-rekan seangkatan bisa diterima masuk UGM pada 28 Juli 1980.

“Tanggal 28 Juli 1980 kita diterima di Fakultas Kehutanan tercinta ini. Terselenggaranya acara ini sangat luar biasa, ada yang dari Manado, Lombok, Bali, dan lain-lain,” ucap Arif.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Reuni, Johannes, juga menegaskan bahwa reuni ini merupakan bentuk kebersamaan yang telah lama dinantikan.

Menurutnya, Jogjakarta sudah menjadi rumah bersama dan kembalinya para alumni setelah sukses di jalan masing-masing.

“Perjumpaan ini ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi. Kita bersyukur sudah diberikan waktu untuk kembali berkumpul bersama meskipun sudah menitip hidup masing-masing,” pungkasnya.

 

( jp/ red )