MANADO,KONTRASNEW.com – Pemerintah Kota Manado bersama PDAM Wanua Wenang terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat. Melalui rapat evaluasi yang dipimpin Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, berbagai langkah strategis disiapkan untuk memperluas cakupan pelayanan hingga mencapai 75 ribu sambungan rumah pada tahun 2030.
Pertemuan yang berlangsung di ruang Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Jumat (17/7/2026), dihadiri Sekretaris Daerah dr. Steaven Dandel, Asisten II Atto Bulo, Kepala Dinas PUPR John Suwu, Kepala Bagian Ekonomi David Kambey, para camat se-Kota Manado, serta jajaran direksi dan pejabat teknis PDAM yang dipimpin Direktur Utama Meiky Taliwuna.
Dalam rapat tersebut, PDAM Wanua Wenang memaparkan perkembangan pelayanan air bersih, termasuk kinerja Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang melayani wilayah Kota Manado. Evaluasi juga difokuskan pada kondisi jaringan distribusi yang masih perlu diperluas agar dapat menjangkau kawasan yang belum memperoleh layanan secara optimal.
Wali Kota Andrei Angouw menegaskan pentingnya pendataan secara menyeluruh terhadap wilayah yang belum memiliki jaringan pipa distribusi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi dasar dalam menyusun prioritas pembangunan jaringan sehingga pelayanan air bersih dapat berjalan lebih maksimal.
“Seluruh titik yang belum terjangkau jaringan harus diidentifikasi dengan baik. Pemasangan pipa distribusi menjadi bagian penting agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak mengalami kendala,” ujar Andrei.
Selain kawasan perkotaan, pembahasan juga menyoroti pelayanan air bersih di Kecamatan Bunaken Kepulauan. Wali Kota menekankan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap air bersih harus menjadi prioritas utama, sementara berbagai kendala teknis, termasuk pasokan listrik, akan dikoordinasikan bersama pihak PLN.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Meiky Taliwuna, mengajak seluruh camat untuk memperkuat koordinasi dengan PDAM dalam melakukan identifikasi kebutuhan di lapangan. Menurutnya, dukungan pemerintah kecamatan sangat penting agar pengembangan jaringan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
“Koordinasi dengan para camat menjadi kunci dalam mengidentifikasi wilayah yang masih membutuhkan layanan. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis target 75 ribu sambungan pelanggan pada tahun 2030 dapat tercapai,” kata Meiky.
Melalui evaluasi dan kerja sama lintas perangkat daerah tersebut, Pemerintah Kota Manado dan PDAM Wanua Wenang berharap pemerataan akses air bersih dapat terus meningkat, sehingga semakin banyak masyarakat yang menikmati layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.*
(fifa)

















