banner 728x250

Puspo Wardoyo Menerima Penghargaan dari Kraton Surakarta, Konsisten Mendukung Pelestarian Budaya

Dari kiri KGPH Hangabehi, H.Puspo Wardoyo dan GKR Wandansari saat prosesi serah terima penghargaan.

SOLO, KONTRASNEW.comH. Puspo Wardoyo, owner Wong Solo Group sudah sejak lama  dikenal konsisten mendukung pelestarian budaya Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, untuk itulah Ia menerima penghargaan dari Kraton Trah Dinasti Mataram Islam itu. Penghargaan berupa cindera mata itu diberikan langsung oleh GKR Wandansari, Ketua  Lembaga Dewan Adat (LDA), pada Rabu (29/4/2026) malam, saat kraton menggelar peringatan Hari Tari Se-Dunia, di Bangsal Smarakata.

Memang selama ini Puspo Wardoyo selalu berpartisipasi  dan mendukung kegiatan adat budaya kraton, bahkan pada tahun 1998 dirinya mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran (KP) pada zaman Sinuwun Paku Buwono (PB) XII. “Budaya Kraton Surakarta ini harus kita lestarikan, karena kraton ini ini butuh perhatian, terutama adat dan tari-tariannya,  jangan sampai punah. Saya tidak tahu dan tidak menyangka kalau malam ini mendapat penghargaan” tuturnya

Puspo Wardoyo yang juga pemilik distinasi wisata Kalipepe Land ini juga mengharapkan, kraton sendiri harus baik, rukun dan harus kerja sama dengan pemerintah.  Dalam peringatan Hari Tari se- Dunia itu Kraton Surakarta menyajikan dua tarian, yaitu Bedaya Sukomulyo (karya : GKR Wandansari) dan Tari Topeng Panji Sekartaji  (karya : PB IV) yang dihelat di Bangsal Smarakata, Kraton Surakarta.”Pak Puspo itu, kakak kelas saya sewaktu sama-sama sekolah di SMA Negeri IV Solo” ujar Gusti Wandansari kepada wartawan, seusai acara tersebut

Menurut Gusti Wandansari Puspo Wardoyo itu sangat perhatian sekali dengan pelestarian kebudayaan. Kedepan kraton juga akan membentuk sanggar pedalangan yang sudah lama sekali terbengkalai, bahkan tempatnya juga perlu segera direnovasi.  “Seperti halnya dengan Pak Puspo yang bergerak sebagai pengusaha kuliner yang memiliki khas tersendiri, ini juga merupakan budaya” tambahnya

Lebih jauh Gusti Wandansari mengatakan, dimana Puspo Wardoyo itu sudah berulangkali dan sudah lama serta bertahun-tahun selalu memberi perhatian kegiatan adat dan budaya kraton, bukan saja perhatian spirit, tetapi juga suport pembiayaan. “Alhamdulillah, saya terima kasih sekali kepada Pak Puspo, selalu maringi wedana untuk kelancaran kami mengadakan kegiatan pelestarian budaya. Bahkan seandainya bedaya kraton akan dipentaskan di Kalipepe Land juga boleh, ada beberapa karya saya seperti Bedaya Sukomulyo, Kelono Ratih dan lainya yang durasinya tidak begitu panjang” pungkasnya.

 

(Hong)