banner 728x250

Peresmian SPPG Bangun Gizi Nusantara, Puspo Wardoyo : Siap Membangun 8 Dapur di Solo

walikota Solo (kiri) ketika memberikan potongan tumpen kepada Puspo Wardoyo, menandai dibukanya dapur SPPG di Penumping.

SOLO, KONTRASNEW.com – Walikota Solo, Respati Achmad Ardianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibawah naungan Yayasan Bangun Gizi Nusantara, milik Puspo Wardoyo, pada Senin (4/8/2025) di Penumping, Kecamatan Laweyan Solo. Semangat gotong royong terasa kuat dikawasan Penumping, Laweyan, Solo, Senin (4/8/2025) pagi itu.

Bangunan Dapur ini sarat makna, dalam kesempatan itu, Respati menyampaikan dalam pidatonya, pihaknya sangat mengapresiasi Puspo Wardoyo yang dikenal dermawn tersebut, “Kontribusi nyata Puspo dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), maka Kami sangat mengapresiasi inisiasi Pak Puspo. Keberadaan SPPG ini benar-benar membantu Solo dalam menjangkau anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan gizi,” katanya

Untuk memenuhi kebutuhan MBG secara ideal di Kota Bengawan, sedikitnya diperlukan 40 SPPG. Namun hingga kini, baru berdiri 6 titik. Termasuk yang baru diresmikan hari itu. “Kami menargetkan 20 SPPG berdiri hingga akhir 2025. Maka saya mengajak para pengusaha, ayo bareng-bareng bantu anak-anak kita,” tambah Respati

Sementara itu Puspo Wardoyo sendiri bukan baru kali ini menunjukkan kepeduliannya pada isu gizi anak. Sebelumnya, ia telah mendirikan tiga SPPG lainnya yakni dua di kawasan Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali serta satu di Cemani, Grogol (dekat pabrik MakanKu siap saji miliknya). Puspo menyampaikan, dirinya akan terus menambah SPPG sesuai kebutuhan di berbagai titik. “Kami akan menambah SPPG bila ada kemudahan tempat dari Pemkot, seidaknya 8 dapur di Solo ini” ujar Puspo Wardoyo

SPPG di Penumping itu langsung difungsikan. SD Ta’mirul Islam yang terletak persis di seberangnya menjadi penerima manfaat pertama. Walikota Respati bersama Puspo Wardoyo menyempatkan diri meninjau langsung ke ruang kelas SD Ta’mirul Islam. Suasana mendadak riuh begitu para siswa menyadari kehadiran orang nomor satu di Kota Solo itu.

 

 

(Hong )