banner 728x250

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Sebagai Menkeu

Suahasil Nazara saat memberikan ketenangan kepada wartawan.

JAKARTA, KONTRASNEW.com – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin, (14/9/2026).

Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan ditunjuk untuk menggantikan posisi tersebut mengantikan Purbaya.

Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru dilaksanakan langsung di Istana Kepresidenan Jakarta.

Suahasil Nazara langsung dihadapkan pada tugas menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).

Mandat tersebut menjadi tantangan awal Suahasil, terutama untuk memastikan APBN tetap mampu membiayai program-program prioritas pemerintah tanpa mengganggu stabilitas dan kredibilitas keuangan negara.

Suahasil mengatakan Presiden Prabowo secara khusus memintanya menjaga kesehatan sekaligus kredibilitas keuangan negara.

Menurut dia, APBN harus tetap memiliki kapasitas untuk menjalankan berbagai agenda pemerintah, sekaligus mampu menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal.

“Arahan khusus dari bapak presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara,” kata Suahasil dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/9/2026).

Ia menegaskan APBN tidak hanya dituntut sehat dari sisi pengelolaan keuangan, tetapi juga harus dapat dipercaya.

Karena itu, Kementerian Keuangan akan melanjutkan upaya menjaga kondisi fiskal agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus berperan sebagai instrumen stabilisasi.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN harus sehat. Selain APBN harus sehat, dia harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” ujarnya.

Suahasil menambahkan, pekerjaan tersebut akan dilakukan bersama jajaran Kementerian Keuangan yang selama ini telah menjalankan pengelolaan fiskal.

Ia berharap APBN ke depan dapat memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

“Untuk itu kita akan melakukan, dengan Kementerian Keuangan, yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Suahasil resmi menduduki kursi Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Menariknya, Suahasil mengaku baru mendapat informasi mengenai pelantikannya pada Senin pagi. Ia kemudian diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti prosesi pelantikan pada sore harinya.

Usai menerima kepercayaan tersebut, Suahasil menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo dan negara. Ia menyebut jabatan tersebut merupakan amanah yang akan dijalankan untuk sisa masa pemerintahan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Perjalanan Karir 

Perjalanan karier Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999, hingga kemudian meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada tahun 2009.

Di lingkungan akademik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).

Keterlibatannya dalam kebijakan publik semakin luas melalui perannya sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), serta Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).

Adapun, karier Suahasil di Kementerian Keuangan kian signifikan ketika ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016. Pada 25 Oktober 2019, Suahasil dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju, mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.

Diketahui dari data Kemenkeu, Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada tahun 1994. Ia kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada tahun 1997.

Selanjutnya, ia menyelesaikan program doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi pada tahun 2003, yang semakin memperkuat kapasitasnya dalam bidang akademik dan kebijakan ekonomi. TNI, CNBC,

 

IK